Pesona Kain Tenun Sambas dan Arti dibalik Motifnnya - Wisata Khatulistiwa

Trending

Home Top Ad

Post Top Ad

Pesona Kain Tenun Sambas dan Arti dibalik Motifnnya

Pesona.Travel

Kain Tenun Sambas merupakan kain kebanggaan masyarakat Kabupaten Sambas, kain sambas biasanya dipakai pada majelis-majelis perkawinan, musyawarah, menghadiri undangan- undangan dari orang pembesar daerah atau raja, khitanan, dan acara-acara lainnya.

Namun, tenunan yang terkenal hingga ke negeri tetangga itu kini terancam punah. Sebab, selain bahan baku yang mahal, perajin kain tenun juga makin berkurang, sudah jarang generasi muda yang memiliki keterampilan untuk membuat kain tenun sambas, sekarang hanya para generasi tualah pengerajin kain Sambas yang masih bertahan.

Kain tenun sambas sendiri terkenal karena mempunyai motif khas, seperti pucuk rebung, pagar kota mesir, anggur, bintang timur, Bahan bakunya adalah benang emas. Pengerjaannya tenunan sambas membutuhkan keterampilan khusus dan ketekunan tersendiri.

Tentu kita tahu bahwa kain tenun di setiap daerah memiliki ciri khas dan keunikannya tersendiri. Hal ini pun berlaku pada kain tenun sambas.

Tenun Sambas punya punya ciri khas dan keunikannya tersendiri, selain penggunaan kain emas, nyatanya motif yang dilekatkan pada kain ini juga memiliki arti yang mendalam bagi masyarakat sambas.

Dikutip dari Pesona Travel berikut ini arti dari setiap motif kerajina tenun sambas

1. Pucuk Rebung Enggang Gading
Pucuk rebung melambangkan kekuatan hidup manusia. Sedangkan burung enggang gading adalah sejenis burung besar khas pulau Kalimantan yang dijadikan maskot provinsi Kalimantan Barat.



2. Anggur
Zaman dahulu, masyarakat sambas adalah pelayar dan pedagang, terutama ke Singapura, saat kembali ke tanah kelahirannya, mereka sering membawa buah anggur sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan orang terdekat. Untuk mengenang hal tersebutlah anggur dituangkan dalam bentuk motif kain.


3. Sawa Melakko
Sawa melakko berarti ular sawah, hewan ini banyak ditemukan di daerah sambas, biasanya ada yang melilit di pucuk rebung. Hal ini mengilhami penenun Sambas untuk menuangkannya ke dalam motif kain.


4. Bintang Timur
Dahulu saat berpuasa, apabila ingin mengetahui waktu imsak, masyarakat sambas khususnya penenun mengacu pada bintang timur yang mulai menampakkan diri. Pemandangan ini kemudian dituangkan ke dalam motif kain.


5. Rantai Emas
Rantai emas melambangkan seni kerajinan dikenang terus-menerus tidak ada hentinya sampai ke keturunan selanjutnya. Semangat inilah yang diabadikan dalam motif kain.


6. Pagar Kota Mesir
Ada seorang ulama sambas yang belajar Islam ke mesir dan berkunjung ke istana yang mempunyai pagar berciri khas kota Mesir. Ulama tersebut menceritakan kisah ini kepada pengrajin tenun Sambas, lantas cerita tersebut dituangkan dalam bentuk motif kain.




7. Tabor Awan
Tabor awan artinya awan yang bertaburan, awan bertaburan di angkasa ini melambangkan suasana hari yang indah dan cerah. Keadaan ini mengilhami penenun sambas untuk menuangkannya ke dalam motif kain.


8. Rantai Bintang
Rantai bintang melambangkan cita-cita tinggi yang terus-menerus dan harus tercapai, semangat inilah yang dituangkan ke dalam kain motif ini.

Sumber : pesona.travel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Banner Disewakan